Saat Kau Melihat Wujud Tuhan Dalam Diri Seseorang yang Kau Cinta dan Tuhan Hadir Dalam Hubungan yang terjalin, itulah Cinta sejati!
Cinta memiliki defenisi yang sangat
luas. Tapi, sebenarnya cinta adalah anugerah dari Sang Pengasih. Entah itu
untuk Orangtua, Sahabat, Saudara, Keluarga, dan Kekasih. Satu hal yang pasti
cinta adalah bumbu kehidupan yang selalu dibutuhkan setiap manusia. Tanpa cinta,
hidup bukanlah apa-apa.
Kali ini aku ingin mengajak
teman-teman untuk sejenak merenung tentang cinta dengan seseorang. Sebut saja
kekasih. Banyak diantara kita salah mendefenisikan arti cinta antara hati kita
dengan hati seseorang yang menarik perhatian kita. Bahkan tak banyak diantara
kita, sebenarnya hanya sekedar mengagumi, tapi kita berpikir bahwa kita
mencintainya. Lalu setelah waktu terus berjalan, hubungan itu berakhir, luka
membekas dan kita merasa cinta tak berpihak dalam diri kita. Padahal yang sebenarnya
adalah itu bukan cinta, tpi perasaan sesaat yang singgah. Sebut saja kekaguman
dan rasa menyenangkan sesaat.
Sewaktu SMA aku lupa kelas berapa, aku
menonton film India yang judulnya “Rab Ne
Bana Di Jodi” yang diperankan oleh Sharuk Khan dan Anushka Sharma, (maklum
penggemar India) yang mengajarkan bahwa
cinta sesungguhnya adalah ketika kau dan seseorang saling mencintai atas dasar
Kasih Tuhan. Kau mencintai seseorang karna kau melihat wujud Tuhan dalam diri
seseorang itu. Jika wujud Tuhan tidak kau temukan dalam diri seseorang yang kau
katakan kau mencintainya, artinya sebenarnya kau tidak mencintainya. Hanya sebuah
perasaan yang numpang lewat untuk sekedar menghibur semata. Film itu juga
mengajarkan, saat seseorang menggenggam tangan mu meskipun kau tak memiliki
apa-apa, ia tetap memilih membahagiakanmu meskipun kau memilih untuk tidak
bahagia, itulah cinta dari Tuhan.
Aku mendapatkan inspirasi untuk kita
semua, agar kita bisa membuka hati, jiwa dan mata kita, apakah cinta itu
sebenarnya. Inspirasi ini ada saat salah satu stasiun TV menayangkannya kembali.
Maklum, dulu SMA masih belum ngerti-ngerti kali soal
cinta yang sesungguhnya. Jadi, dulu gak sempat terinspirasi. Kenapa aku
tidak membahasnya, agar tidak aku saja, tapi banyak orang juga dapat mengerti
sebenarnya cinta antara hati itu seperti
apa.
Kita pasti banyak merasa, saat
seseorang bisa membuat kita nyaman, tertawa, membeli banyak hadiah, perhatian,
dan hal-hal yang menyenangkan adalah cinta. Ia,,, tidak ada yang salah dengan
itu. Tapi, salahnya adalah kita terlena dengan semua itu lalu lupa menanyakan
relung hati kita, apakah itu cinta? Hal-hal menyenangkan itu membuat kita lupa,
bahwa cinta bukan sekedar tentang rasa nyaman saja, tapi lebih dari itu semua. Karena
cinta adalah tentang saat kita melihat wujud Tuhan hadir dalam dirimu dan
dirinya, hadir dalam hubungan yang kita bentuk.
Pertanyaannya,, bagaimana cara melihat
wujud Tuhan dalam diri seseorang? Bagaimana cara melihat Tuhan hadir dalam
hubungan yang terjalin? Ada beberapa hal yang bisa menuntut kita untuk melihat
wujud Tuhan dalam diri seseorang, maupun dalam hubungan yang terjalin :
-
Kau
dan Dia tetap memilih bersama meskipun dalam suka maupun duka
-
Kau
dan dia saling melindungi
-
Kau
dan Dia saat melakukan kesalahan, tetap saling mengarahkan untuk melakukan
kebenaran
-
Kau
dan Dia saling mendorong untuk maju
-
Kau
dan dia saling mendoakan
-
Kau
atau Dia tetap mengingatkan untuk selalu mendekatkan diri dengan Tuhan
-
Kau
dan dia bahagia beribadah bersama-sama
Untuk mu yang belum sampai dalam
jalinan pernikahan, pikirkan dan tanya hatimu baik-baik, apakah kau melihat
wujud Tuhan dalam dirinya atau tidak. Apakah kau dan dia merasa Tuhan hadir
dalam hubungan kalian? Jika tidak berhentilah menjalin hubungan itu. Sebelum penyesalan
dating terlambat. Tapi, jika kalian merasa hubungan itu sudah memakan waktu
yang lama dan sudah jauh merangkai kisah, cobalah saling berkomunikasi untuk
menghadirkan wujud Tuhan dalam diri kalian masing-masing dan menghadirkan Tuhan
dalam hubungan kalian. Jika meskipun kau berusaha menghadirkan wujud Tuhan
dalam hubungan kalian, dan dia tidak bisa menerima. Tinggalkanlah,,, tidak baik
jika dalam hubungan kau berjuang sendirian. Cinta sejati, tidak akan
membiarkanmu berjuang sendiri.
Untuk yang sudah menikah, jika merasa
wujud Tuhan tidak hadir dalam hubungan kalian, secara perlahan, hadirkanlah
Tuhan. Cobalah saling berkomunikasi untuk membuat suatu komitmen bahwa Tuhan
harus benar-benar hadir dalam hubungan itu. Baik kau maupun pasanganmu harus
memiliki wujud Tuhan dalam diri masing-masing. Karena Perceraian bukanlah
satu-satunya jalan. Apalagi umat Kristiani, yang sebenarnya sama sekali tidak
boleh bercerai, selain dari maut yang memisahkan. Tumbuhkan saja secara
perlahan wujud Tuhan dalam hubungan. Karna cinta dari Tuhan membawa kebahagian
yang kekal. Memberi kekuatan saat badai menghantam hubungan kalian. Menjadikan hati
kalian tidak mudah goyah dan tergoda akan kesenangan duniawi yang merusak
hubungan.
Cinta yang dari Tuhan, memberikan
komitmen dan perasaan cinta itu seimbang. Karena Komitmen tanpa cinta adalah
kompromi dan cinta tanpa komitmen adalah perasaan sesaat. Hubungan akan tetap
bertahan jika wujud Tuhan hadir didalamnya. Dan biarkanlah Tuhan hadir dalam dirimu dan diri seseorang yang kau
cinta. Doakan agar wujud Tuhan hadir dalam diri kita, sehingga kita pantas
untuk mendapatkan seseorang yang memiliki wujud Tuhan.
Alasan cinta terindah adalah saat kita
mengatakan dan mendengar “aku mencintaimu
karena aku melihat wujud Tuhan dalam dirimu” dan tidak hanya sekedar kata, tapi
juga terlihat dalam perbuatan kita.

Comments
Post a Comment