Cara Mewujudkan Kesuksesan (From Zero to be Hero) dalam Kehidupan Kristiani

From zero to be hero adalah sebuah kalimat magic yang mampu menyentuh jiwa manusia untuk dapat berdiri tegak, berusaha, berlari dan bahkan berubah kearah yang lebih baik. From zero to be hero adalah sebuah kalimat yang berasal dari bahasa Inggris. Yang memiliki arti dalam bahasa Indonesia yaitu : From berarti dari, Zero berarti nol dan hero berarti pahlawan. Yang bila diartikan menjadi sebuah kalimat yaitu: dari nol mencapai kesuksesan atau dari manusia yang biasa saja menjadi manusia yang luar biasa. From zero to be hero adalah seorang yang lemah menjadi seorang yang kuat dalam arti luar biasa. Arti lainnya ialah dari yang tidak kuat atau lemah menjadi seorang pahlawan yang membawa perubahan bagi banyak orang.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa arti from zero to be hero adalah manusia yang biasa saja atau yang terlihat lemah, mampu berubah menjadi seorang yang luar biasa, kuat dan bahkan menjadi pahlawan yang berpengaruh bagi banyak orang dengan melalui proses – proses yang mengubah keadaan hidupnya kearah yang lebih baik.

Siapapun ingin menjadi hero dalam kehidupannya. Karena menjadi hero adalah kebanggaan tersendiri yang menjadikan kita merasa dihargai dan diakui banyak orang. Karena itu banyak orang menempuh usaha – usaha untuk mencapainya. Ada beberapa hal yang perlu kita tempuh dalam kehidupannya untuk dapat menjadi hero yang berkualitas dan penuh berkat untuk kemuliaan nama Tuhan, yaitu:

1. Andalkan Tuhan Dalam Kehidupan
Matius 6 : 33 mengatakan “Tetapi carilah dulu kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Artinya kita harus mencari Allah dulu untuk mendapatkan hal – hal yang baik dalam kehidupan kita. Untuk mendapatkan apapun yang kita harapkan Tuhan lah yang mengaruniakannya dalam kehidupan kita. Tanpa kekuatan Tuhan, tidak ada manusia mana pun dapat menempuh tujuan hidupnya. Maka kita harus mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Bila kita mengikut campurkan Tuhan dalam kehidupan kita, maka kita yang biasa saja bisa berubah menjadi luar biasa. Untuk menjadi hero selain berusaha, kita harus rajin beribadah. Terutama rajin berdoa. Sebab doa dan usaha haruslah berdampingan. Karena usaha dan doa (ora et labora) bila diyakini sangat besar kuasanya. Tuhan sendiri menginginkan kita untuk memanjatkan permohonan kita melalui doa (band. Ef. 6:18). Apapun yang kita inginkan, percayalah Tuhan akan mengabulkannya bila kita berdoa sambil mengucap syukur ( band. Flp. 4:6). Seseorang yang memiliki kualitas beribadah yang baik, maka dalam menjalani hidupnya pun akan berkualitas. Karena orang – orang yang selalu mengandalkan Tuhan dengan rasa syukur dan melakukan segala seuatu untuk kemuliaan nama Tuhan dalam hidupnya, pastilah ia bisa di andalkan dalam kehidupan banyak orang. Seperti yang difirmankan Tuhan dalam Kol. 3:17, “ dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”

2. Memiliki Prinsip, Tujuan Hidup dan Cita – Cita
Prinsip, tujuan dan cita – cita sangatlah penting dalam kehidupan kita. Tanpa ketiga hal itu kita seakan berjalan tanpa arah yang pasti. Seseorang yang tidak memiliki ketiga hal tersebut tidak dapat menjadi luar biasa dalam kehidupannya. Prinsip adalah suatu pedoman yang dipegang teguh sesorang dalam hidupnya. Dengan adanya prinsip seseorang dapat bertahan dalam melewati proses kehidupannya untuk mencapai tujuan dan cita – citanya. Tujuan dan cita – cita adalah hal yang ingin dicapai banyak orang untuk mendapatkan masa depan yang lebih cerah. Cita – cita dan tujuan membuat kita dapat berdiri tegar, berlari kencang untuk menuju masa depan. Tanpa sembarangan melakukan sesuatu dalam hidup kita (band. 1 Kor. 9:26). Seseorang yang memiliki prinsip, tujuan dan cita – cita dalam hidupnya, akan dapat menjadi orang yang membawa perubahan dan memperoleh hadiah dari Tuhan (band. Fil. 3:14).

3. Menyusun Rencana Hidup Sesuai kehendak Tuhan
Manusia memiliki akal budi dan pikiran yang dianugerahkan Tuhan. tidak ada mahluk ciptaan Tuhan yang mendapatkan anugerah itu selain manusia. Maka, manusia dapat memikirkan rencana apapun dalam kehidupannya. Yang terpenting adalah rencana kita disukai oleh Tuhan. Kita perlu menyusun rencana untuk memiliki prestasi, menggali potensi diri dan berpikir bagaimana cara mengolah dan mengembangkannya dalam diri kita.
 Menjadi pahlawan bukanlah hal yang mudah, kita harus memiliki rencana ataupun strategi dalam kehidupan kita. Musa memiliki rencana unggul untuk membebaskan Israel dari Mesir atas kuasa Tuhan. Setiap apapun yang Musa rencanakan ia selalu mendiskusikannya dengan Tuhan. Kita juga harus demikian, mintalah campur tangan Tuhan melalui doa untuk setiap rencana dalam kehidupan kita. Banyak orang menyusun rencana dalam kehidupannya, tetapi tidak berdoa meminta pertolongan Tuhan. Sehingga rencana itu tidak tercapai, menimbulkan rasa dengki dalam dirinya (band. Yak. 4:2). Namun, saat kita menyusun rencana bersama Tuhan, kita akan mencapai tujuan kita dengan selamat sesuai kehendak Allah ( band. 1 Petr. 1:9).

4. Mengubah Kekurangan Menjadi Kekuatan
Manusia mana yang tidak memiliki kekurangan. Semua manusia yang hidup pastilah memiliki kekurangan. Namun, bukan berarti karena kekurangan kita menjadi minder dan menyerah untuk mencapai kehidupan yang luar biasa. Kita telah membahas tentang tokoh – tokoh hebat dan luar biasa. Padahal sebelumnya mereka adalah orang – orang biasa yang tidak luput dari kekurangan. Mereka mengajarkan kita bahwa kekurangan adalah jalan menuju kekuatan untuk mencapai hal yang luar biasa.
Jangan karena kita muda, kita merasa diri kita rendah, tetapi justru orang – orang mudalah dimasa sekarang ini yang memiliki kekuatan lebih untuk melakukan perubahan (band. 1 Tim. 4:12). Kita hanya perlu menambah keoptimisan dalam kehidupan kita. Mencari tau apa kekurangan kita, lalu mengubahnya menjadi kelebihan. Misalnya, kita tidak ahli dalam mengoperasikan komputer, jadi kita perlu belajar dengan orang yang ahli mengoperasikan komputer. Seperti Musa, ia tidak ahli berbicara, tetapi atas bimbingan Tuhan ia belajar melalui Harun saudaranya sehingga ia ahli berbicara menghadapi raja Firaun dan Bangsa Israel. Jangan merasa lemah karena kekurangan. Optimiskan diri kita untuk mempelajari kekurangan kita dan ubah yang dulunya tidak bisa menjadi bisa. Karena semua masalah yang muncul, selalu dilengkapi dengan solusi. Ketahuilah bahwa satu kekuatan diri yang kita kembangkan dengan fokus, bisa menghapus sepuluh kekurangan yang kita miliki. Tuhan selalu memberi kekuatan kepada yang lemah dan memberi semangat untuk kita mengubah kehidupan yang luar biasa (band. Yes. 40:29).

5. Hidup disiplin, tertib dan teratur
Menjadi orang hebat dan luar biasa, tidak hanya memerlukan usaha dan impian semata. Tetapi juga memerlukan kedisplinan dalam menjalani waktu, ketertiban dalam mengerjakan sesuatu, dan keteraturan dalam melewati proses. Karena, jika ketiga hal itu tidak kita jalankan, maka usaha apapun tidak akan berjalan dengan baik. Seseorang jika ingin berkualitas hidupnya haruslah disiplin, tertib dan teratur. Tuhan sendiri mengharuskan kita melakukan segala sesuatu dengan teratur (band. 1 Kor. 14:40).
Dalam nats 2 Tim. 1:7, Tuhan tidak hanya menanamkan roh kekuatan, tetapi juga ketertiban. Hal itu dilakukan Tuhan, agar kita dapat tertib dalam melewati proses – proses hidup menuju perubahan yang baik. Karena untuk menjadi kuat saja tidak cukup, melainkan membutuhkan disiplin, tertib dan teratur. Jika seseorang tidak bisa tertib dalam menjalani hidupnya, bagaimana ia bisa menjadi hero yang diteladani. Banyak orang kuat tetapi tidak disiplin. Menjadikan kekuatannya itu tidak digunakan dengan baik dan maksimal. Tetapi, kita wajib hidup tekun dalam menjalani ketiga hal tersebut dan tidak boleh lalai menggunakan karunia yang telah Tuhan anugerahkan (band. 1 Tim. 4:13-14). Agar kita dapat menjadi hero yang diteladani banyak orang.

6. Memiliki Sikap Terbuka
Orang yang ingin berubah menjadi sukses dan luar biasa adalah orang – orang yang mau menerima kritikan dan masukan dari orang lain untuk membangun dirinya kearah yang lebih baik. Karena tanpa kritikan kita tidak tahu apa kekurangan yang ada dalam diri kita. Jika kita terbuka kepada kritikan ataupun nasihat orang lain, maka kita akan menjadi bijak (band. Ams 12:15) dan mempunyai hikmat (band. Ams 13:10). Namun, kita perlu menguji segala sesuatu apapun yang dinasihatkan kepada kita dan memilih sisi baiknya (band. 1 Tes. 5:21). Dengan begitu kita akan memiliki masa depan yang penuh kebijakan (band. Ams. 19:20) untuk kita dapat menjadi hero yang sesungguhnya.

7. Menjadi Besar dengan Cara dan Jalan yang Benar
Untuk memperoleh impian tidak sedikit pula orang – orang menghalalkan segala cara. Hanya untuk sebuah pengakuan dan kesuksesan, banyak orang memilih jalan yang salah. Hal itu haruslah kita jauhi. Kita tidak perlu mengikuti ungkapan yang mengatakan “jalan pintas dianggap pantas”, yang hanya akan membuat kita sesat dan menghina Tuhan (band. Ams. 14:2).
Menjadi orang besar kita harus sabar menjalani proses – proses yang Tuhan beri. Kita harus tetap menempuh jalan yang baik dan benar (band. Ams. 2:20). Karena jalan yang benar akan membawa kebaikan bagi kita dimasa depan. Yang akan menerangi kehidupan kita seperti fajar yang bercahaya (lih. Ams. 4:18). Sehingga dengan cara yang benar, kita bisa menjadi pahlawan yang dibenarkan karena iman untuk diteladani banyak orang.

8. Memiliki Kasih dalam kehidupan
Nats 2 Tim. 1: 7 mengatakan bahwa setiap manusia diberikan roh kasih. Kasih adalah hal yang paling penting dalam kehidupan setiap manusia termasuk permata. Sehebat apapun seseorang bila tidak memiliki kasih tidak akan berguna. Untuk menjadi hero kita harus menanamkan kasih dalam pikiran, hati, jiwa dan raga kita. Saat kita mengasihi banyak orang maka, kita akan tergerak untuk menjadi pahlawan bagi banyak orang. Tuhan pun memandatkan kepada kita untuk mengasihi sesama kita (lih. Mat. 22:39). Seorang pahlawan tidak boleh melakukan kejahatan bagi sesamanya, tetapi harus melakukan keadilan, beribadah, setia, penuh kasih, sabar dan lemah lembut (band. 1 tim. 6:11). Dengan mengasihi sesama manusia, artinya kita telah mengasihi Allah yang disorga. Bagaimana mungkin kita bisa mengasihi Allah yang tidak terlihat, jika kita tidak bisa mengasihi sesama kita yang terlihat.
Memiliki kasih memang sudah menjadi keharusan dalam kehidupan kita. Agar setiap orang disekitar kita merasa dihargai, dihiburkan dan memperoleh kegembiraan dengan kasih yang kita miliki (band. Flm. 1:7). Selain itu, dengan kasih juga kita dapat saling mendorong dan memperhatikan untuk melakukan pekerjan yang baik (band. Ibr. 10:24).  Sehingga melalui segala perilaku kita yang dipenuhi kasih, banyak orang merasakan berkat Tuhan melalui kita.

Kedelapan hal itu, penting untuk kita terapkan dalam kehidupannya agar kita pantas disebut sebagi hero. Menjadi hero bukan  sekedar hebat dan mampu menolong saja. Tetapi, untuk menjadi hero kita juga harus membawa persatuan dalam lingkungan sekitar kita. Meskipun dalam lingkungan kita memiliki banyak perbedaan,  bukan berarti kita tidak bisa bersatu dan saling mengasihi. Disinilah peran kita sebagai hero  yang mampu mempersatukan keberagaman lingkungan kita. Seperti mengadakan kelompok masyarakat, kelompok pemuda dan kegiatan – kegiatan yang membawa persatuan dan kesatuan. Agar kita dapat menjujung semboyan Negara kita Indonesia yaitu “BHINEKA TUNGGAL IKA”. Sebab, Yesus Kristus mengharapkan kita untuk membawa perdamaian bagi banyak orang. Membawa banyak orang untuk seia sekata, seperasaan, saling mengasihi dan menyayangi (band. 1 Petr. 3:8). Untuk mewujudkan semua itu kita harus mengandalkan Tuhan dan memiliki jiwa yang rendah hati. Agar banyak orang merasa bahwa kita adalah hero yang menjadi garam dan terang dalam kehidupannya.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

MASA SANGGAH,, UNTUK YANG GAGAL SELEKSI ADMINISTRASI CPNS!! BEGINI CARANYA!!

METODE PEMBELAJARAN AKTIF DAN MODERN ABAD 21

STARTEGI MENCAPAI TARGET LULUS PASSINGGRADE CPNS